Ria92’s Weblog

the_saghita

Komputer jAringan

Beberapa pengetahuan tentang keamanan jaringan

Denial of Services (DoS)

Deniel of Services (DoS) ini adalah salah satu ancaman keamanan jaringan yang membuat suatu layanan jaringan jadi mampet, serangan yang membuat jaringan anda tidak bisa diakses atau serangan yang membuat system anda tidak bisa memproses atau merespon terhadap traffic yang legitimasi atau permintaan layanan terhadap object dan resource jaringan. Bentuk umum dari serangan Denial of Services ini adalah dengan cara mengirim paket data dalam jumlah yang sangat bersar terhadap suatu server dimana server tersebut tidak bisa memproses semuanya. Bentuk lain dari serangan keamanan jaringan Denial of Services ini adalah memanfaatkan telah diketahuinya celah yang rentan dari suatu operating system, layanan-2, atau applikasi-2. Exploitasi terhadap celah atau titik lemah system ini bisa sering menyebabkan system crash atau pemakaian 100% CPU.

Tidak semua Denial of Services ini adalah merupakan akibat dari serangan keamanan jaringan. Error dalam coding suatu program bisa saja mengakibatkan kondisi yang disebut DoS ini. Disamping itu ada beberapa jenis DoS seperti:

1. Distributed Denial of Services (DDoS), terjadi saat penyerang berhasil meng-kompromi beberapa layanan system dan menggunakannya atau memanfaatkannya sebagai pusat untuk menyebarkan serangan terhadap korban lain.

2. Ancaman keamanan jaringan Distributed refelective deniel of service (DRDoS) memanfaatkan operasi normal dari layanan Internet, seperti protocol-2 update DNS dan router. DRDoS ini menyerang fungsi dengan mengirim update, sesi, dalam jumlah yang sangat besar kepada berbagai macam layanan server atau router dengan menggunakan address spoofing kepada target korban.

3. Serangan keamanan jaringan dengan membanjiri sinyal SYN kepada system yang menggunakan protocol TCP/IP dengan melakukan inisiasi sesi komunikasi. Seperti kita ketahui, sebuah client mengirim paket SYN kepada server, server akan merespon dengan paket SYN/ACK kepada client tadi, kemudian client tadi merespon balik juga dengan paket ACK kepada server. Ini proses terbentuknya sesi komunikasi yang disebut Three-Way handshake (bahasa teknis kita apa yach …masak jabat tangan tiga jalan????he..he..) yang dipakai untuk transfer data sampai sesi tersebut berakhir. Kebanjiran SYN terjadi ketika melimpahnya paket SYN dikirim ke server, tetapi si pengirim tidak pernah membalas dengan paket akhir ACK.

4. Serangan keamanan jaringan dalam bentuk Smurf Attack terjadi ketika sebuah server digunakan untuk membanjiri korban dengan data sampah yang tidak berguna. Server atau jaringan yang dipakai menghasilkan response paket yang banyak seperti ICMP ECHO paket atau UDP paket dari satu paket yang dikirim. Serangan yang umum adalah dengan jalan mengirimkan broadcast kepada segmen jaringan sehingga semua node dalam jaringan akan menerima paket broadcast ini, sehingga setiap node akan merespon balik dengan satu atau lebih paket respon.

5. Serangan keamanan jaringan Ping of Death, adalah serangan ping yang oversize. Dengan menggunakan tool khusus, si penyerang dapat mengirimkan paket ping oversized yang banyak sekali kepada korbannya. Dalam banyak kasus system yang diserang mencoba memproses data tersebut, error terjadi yang menyebabkan system crash, freeze atau reboot. Ping of Death ini tak lebih dari semacam serangan Buffer overflow akan tetapi karena system yang diserang sering jadi down, maka disebut DoS attack.

6. Stream Attack terjadi saat banyak jumlah paket yang besar dikirim menuju ke port pada system korban menggunakan sumber nomor yang random.

Spoofing

Spoofing adalah seni untuk menjelma menjadi sesuatu yang lain. Spoofing attack terdiri dari IP address dan node source atau tujuan yang asli atau yang valid diganti dengan IP address atau node source atau tujuan yang lain.

Serangan Man-in-the-middle

Serangan keamanan jaringan Man-in-the-middle (serangan pembajakan) terjadi saat user perusak dapat memposisikan diantara dua titik link komunikasi.

  • Dengan jalan mengkopy atau menyusup traffic antara dua party, hal ini pada dasarnya merupakan serangan penyusup.
  • Para penyerang memposisikan dirinya dalam garis komunikasi dimana dia bertindak sebagai proxy atau mekanisme store-and-forwad (simpan dan lepaskan).

Para penyerang ini tidak tampak pada kedua sisi link komunikasi ini dan bisa mengubah isi dan arah traffic. Dengan cara ini para penyerang bisa menangkap logon credensial atau data sensitive ataupun mampu mengubah isi pesan dari kedua titik komunikasi ini.

Spamming

Spam yang umum dijabarkan sebagai email yang tak diundang ini, newsgroup, atau pesan diskusi forum. Spam bisa merupakan iklan dari vendor atau bisa berisi kuda Trojan. Spam pada umumnya bukan merupakan serangan keamanan jaringan akan tetapi hampir mirip DoS.

Sniffer

Suatu serangan keamanan jaringan dalam bentuk Sniffer (atau dikenal sebagai snooping attack) merupakan kegiatan user perusak yang ingin mendapatkan informasi tentang jaringan atau traffic lewat jaringan tersebut. suatu Sniffer sering merupakan program penangkap paket yang bisa menduplikasikan isi paket yang lewat media jaringan kedalam file. Serangan Sniffer sering difokuskan pada koneksi awal antara client dan server untuk mendapatkan logon credensial, kunci rahasia, password dan lainnya.

Crackers

Ancaman keamanan jaringan Crackers adalah user perusak yang bermaksud menyerang suatu system atau seseorang. Cracker bisasanya termotivasi oleh ego, power, atau ingin mendapatkan pengakuan. Akibat dari kegiatan hacker bisa berupa pencurian (data, ide, dll), disable system, kompromi keamanan, opini negative public, kehilangan pasar saham, mengurangi keuntungan, dan kehilangan produktifitas.

Dengan memahami ancaman keamanan jaringan ini, anda bisa lebih waspada dan mulai memanage jaringan anda dengan membuat nilai resiko keamanan jaringan dalam organisasi anda atau lazim disebut Risk Security Assessment.

JENIS- JENIS PORT DAN FUNGSINYA

Port adalah suatu celah atau pintu atau lubang pada system komputer sebagai jalur transfer data.

Pada system komputer sebenarnya ada dua jenis Port yaitu :

  1. Port fisik,adalah soket atau slot atau colokan yang ada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya Mouse,keyboard,printer…dll.
  2. Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan oleh Software sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain, tentunya termasuk koneksi internet.

Port Logika inilah yang akan kita bahas di sini, yaitu port yang berhubungan secara langsung dengan kegiatan kita ber-internet.

1. Port 80, Web Server
Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80,

2. Port 81, Web Server Alternatif
ketika port 80 diblok maka port 81 akan digunakan sebagai port altenatif hosting website

3. Port 21, FTP Server
Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21 dengan ftp server

4. Port 22, SSH Secure Shell
Port ini digunakan untuk port SSH

5. Port 23, Telnet
Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet

6. Port 25, SMTP(Simple Mail Transport Protokol)
Ketika seseorang mengirim email ke server SMTP anda, maka port yg digunakan adalah port 25

7. Port 2525 SMTP Alternate Server
Port 2525 adalah port alternatifi aktif dari TZO untuk menservice forwarding email. Port ini bukan standard port, namun dapat diguunakan apabila port smtp terkena blok.

8. Port 110, POP Server
Jika anda menggunakan Mail server, user jika log ke dalam mesin tersebut via POP3 (Post Office Protokol) atau IMAP4 (Internet Message Access Protocol) untuk menerima emailnya, POP3 merupakan protokol untuk mengakses mail box

9. Port 119, News (NNTP) Server

10.Port 3389, Remote Desktop
Port ini adalah untuk remote desktop di WinXP

11. Port 389, LDAP Server
LDAP or Lightweight Directory Access Protocol is becoming popular for Directory access, or Name, Telephone, Address directories. For Example LDAP://LDAP.Bigfoot.Com is a LDAP directory server.

12. Port 143, IMAP4 Server
IMAP4 or Internet Message Access Protocol is becoming more popular and is used to retrieve Internet Mail from a remote server. It is more disk intensive, since all messages are stored on the server, but it allows for easy online, offline and disconnected use.

13. Port 443, Secure Sockets Layer (SSL) Server
When you run a secure server, SSL Clients wanting to connect to your Secure server will connect on port

14. 443. This port needs to be open to run your own Secure Transaction server.
Port 445, SMB over IP, File Sharing
Kelemahan windows yg membuka port ini. biasanya port ini digunakan sebagai port file sharing termasuk printer sharing, port inin mudah dimasukin virus atau worm dan sebangsanya

15. Ports 1503 and 1720 Microsoft NetMeeting and VOIP
MS NetMeeting and other VOIP allows you to host an Internet call or VideoConference with other 16. NetMeeting or VOIP users.

16. Port 5631, PCAnywhere
When a PCAnywhere server is set up to receive remote requests, it listens on TCP port 5631. This allow you to run a PCAnywhere host and use the Internet to connect back and remotely control your PC.

17. Port 5900, Virtual Network Computing (VNC)
When you run an VNC server to remotely control your PC, it uses port 5900. VNC is useful if you wish to remotely control your server.

18. Port 111, Portmap

19. Port 3306, Mysql

Daftar Port Komputer :

Port Application Status
1/TCP,UDP TCP Port Service Multiplexer Official
2/TCP,UDP Management Utility Official
3/TCP,UDP Compression Process Official
5/TCP,UDP Remote Job Entry Official
7/TCP,UDP Echo Official
9/TCP,UDP Discard Official
11/TCP,UDP Active Users Official
13/TCP,UDP DAYTIME – (RFC 867) Official
17/TCP,UDP Quote of the Day Official
18/TCP,UDP Message Send Protocol Official
19/TCP,UDP Character Generator Official
20/TCP FTP – data Official
21/TCP FTP—control (command) Official
22/TCP,UDP Secure Shell (SSH)—used for secure logins, file transfers (scp, sftp) and port forwarding Official
23/TCP Telnet protocol—unencrypted text communications Official
25/TCP Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)—used for e-mail routing between mail servers Official
26/TCP,UDP RSFTP—a simple FTP-like protocol Unofficial
35/TCP,UDP Any private printer server protocol Official
35/TCP,UDP QMS Magicolor 2 printer server protocol Unofficial
37/TCP,UDP TIME protocol Official
39/TCP,UDP Resource Location Protocol[3] (RLP)—used for determining the location of higher level services from hosts on a network Official
41/TCP,UDP Graphics Official
42/TCP,UDP nameserver, ARPA Host Name Server Protocol Official
42/TCP,UDP WINS Unofficial
43/TCP WHOIS protocol Official
49/TCP,UDP TACACS Login Host protocol Official
52/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Time Protocol Official
53/TCP,UDP Domain Name System (DNS) Official
54/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Clearinghouse Official
56/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Authentication Official
56/TCP,UDP RAP (Route Access Protocol)[4] Unofficial
57/TCP MTP, Mail Transfer Protocol Unofficial
58/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Mail Official
67/UDP Bootstrap Protocol (BOOTP) Server; also used by Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Official
68/UDP Bootstrap Protocol (BOOTP) Client; also used by Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Official
69/UDP Trivial File Transfer Protocol (TFTP) Official
70/TCP Gopher protocol Official
79/TCP Finger protocol Official
80/TCP Hypertext Transfer Protocol (HTTP) Official
81/TCP Torpark—Onion routing Unofficial
82/UDP Torpark—Control Unofficial
83/TCP MIT ML Device Official
88/TCP Kerberos—authentication system Official
90/TCP,UDP dnsix (DoD Network Security for Information Exchange) Securit Attribute Token Map Official
90/TCP,UDP Pointcast Unofficial
101/TCP NIC host name Official
102/TCP ISO-TSAP (Transport Service Access Point) Class 0 protocol[5] Official
104/TCP,UDP ACR/NEMA Digital Imaging and Communications in Medicine Official
107/TCP Remote TELNET Service[6] protocol Official
109/TCP Post Office Protocol 2 (POP2) Official
110/TCP Post Office Protocol 3 (POP3) Official
111/TCP,UDP Sun Remote Procedure Call Official
113/TCP ident—old user identification system, still used by IRC servers to identify users Official
113/TCP,UDP Authentication Service (auth) Official
115/TCP Simple File Transfer Protocol (SFTP) Official
117/TCP UUCP Path Service Official
118/TCP,UDP SQL (Structured Query Language) Services Official
119/TCP Network News Transfer Protocol (NNTP)—used for retrieving newsgroup messages Official
123/UDP Network Time Protocol (NTP)—used for time synchronization Official
135/TCP,UDP DCE endpoint resolution Official
135/TCP,UDP Microsoft EPMAP (End Point Mapper), also known as DCE/RPC Locator service[7], used to remotely manage services including DHCP server, DNS server and WINS Unofficial
137/TCP,UDP NetBIOS NetBIOS Name Service Official
138/TCP,UDP NetBIOS NetBIOS Datagram Service Official
139/TCP,UDP NetBIOS NetBIOS Session Service Official
143/TCP,UDP Internet Message Access Protocol (IMAP)—used for retrieving, organizing, and synchronizing e-mail messages Official
152/TCP,UDP Background File Transfer Program (BFTP)[8] Official
153/TCP,UDP SGMP, Simple Gateway Monitoring Protocol Official
156/TCP,UDP SQL Service Official
158/TCP,UDP DMSP, Distributed Mail Service Protocol Unofficial
161/TCP,UDP Simple Network Management Protocol (SNMP) Official
162/TCP,UDP Simple Network Management Protocol Trap (SNMPTRAP)[9] Official
170/TCP Print-srv, Network PostScript Official
177/TCP,UDP X Display Manager Control Protocol (XDMCP) Official
179/TCP BGP (Border Gateway Protocol) Official
194/TCP IRC (Internet Relay Chat) Official
201/TCP,UDP AppleTalk Routing Maintenance Official
209/TCP,UDP The Quick Mail Transfer Protocol Official
213/TCP,UDP IPX Official
218/TCP,UDP MPP, Message Posting Protocol Official
220/TCP,UDP IMAP, Interactive Mail Access Protocol, version 3 Official
259/TCP,UDP ESRO, Efficient Short Remote Operations Official
264/TCP,UDP BGMP, Border Gateway Multicast Protocol Official
311/TCP Mac OS X Server Admin (officially AppleShare IP Web admistration) Official
308/TCP Novastor Online Backup Official
318/TCP,UDP PKIX TSP, Time Stamp Protocol Official
323/TCP,UDP IMMP, Internet Message Mapping Protocol Unofficial
366/TCP,UDP ODMR, On-Demand Mail Relay Official
369/TCP,UDP Rpc2portmap Official
371/TCP,UDP ClearCase albd Official
383/TCP,UDP HP data alarm manager Official
384/TCP,UDP A Remote Network Server System Official
387/TCP,UDP AURP, AppleTalk Update-based Routing Protocol Official
389/TCP,UDP Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) Official
401/TCP,UDP UPS Uninterruptible Power Supply Official
402/TCP Altiris, Altiris Deployment Client Unofficial
411/TCP Direct Connect Hub Unofficial
412/TCP Direct Connect Client-to-Client Unofficial
427/TCP,UDP Service Location Protocol (SLP) Official
443/TCP Hypertext Transfer Protocol over TLS/SSL (HTTPS) Official
444/TCP,UDP SNPP, Simple Network Paging Protocol (RFC 1568) Official
445/TCP Microsoft-DS Active Directory, Windows shares Official
445/UDP Microsoft-DS SMB file sharing Official
464/TCP,UDP Kerberos Change/Set password Official
465/TCP Cisco protocol Unofficial
465/TCP SMTP over SSL Unofficial
475/TCP tcpnethaspsrv (Hasp services, TCP/IP version) Official
497/TCP Dantz Retrospect Official
500/UDP Internet Security Association and Key Management Protocol (ISAKMP) Official
502/TCP,UDP Modbus, Protocol Unofficial
512/TCP Rexec, Remote Process Execution Official
512/UDP comsat, together with biff Official
513/TCP Login Official
513/UDP Who Official
514/TCP Shell—used to execute non-interactive commands on a remote system Official
514/UDP Syslog—used for system logging Official
515/TCP Line Printer Daemon—print service Official
517/UDP Talk Official
518/UDP NTalk Official
520/TCP efs, extended file name server Official
520/UDP Routing—RIP Official
524/TCP,UDP NCP (NetWare Core Protocol) is used for a variety things such as access to primary NetWare server resources, Time Synchronization, etc. Official
525/UDP Timed, Timeserver Official
530/TCP,UDP RPC Official
531/TCP,UDP AOL Instant Messenger, IRC Unofficial
532/TCP netnews Official
533/UDP netwall, For Emergency Broadcasts Official
540/TCP UUCP (Unix-to-Unix Copy Protocol) Official
542/TCP,UDP commerce (Commerce Applications) Official
543/TCP klogin, Kerberos login Official
544/TCP kshell, Kerberos Remote shell Official
546/TCP,UDP DHCPv6 client Official
547/TCP,UDP DHCPv6 server Official
548/TCP Apple Filing Protocol (AFP) over TCP Official
550/UDP new-rwho, new-who Official
554/TCP,UDP Real Time Streaming Protocol (RTSP) Official
556/TCP Remotefs, RFS, rfs_server Official
560/UDP rmonitor, Remote Monitor Official
561/UDP monitor Official
563/TCP,UDP NNTP protocol over TLS/SSL (NNTPS) Official
587/TCP e-mail message submission[10] (SMTP) Official
591/TCP FileMaker 6.0 (and later) Web Sharing (HTTP Alternate, also see port 80) Official
593/TCP,UDP HTTP RPC Ep Map, Remote procedure call over Hypertext Transfer Protocol, often used by Distributed Component Object Model services and Microsoft Exchange Server Official
604/TCP TUNNEL profile[11], a protocol for BEEP peers to form an application layer tunnel Official
623/UDP ASF Remote Management and Control Protocol (ASF-RMCP) Official
631/TCP,UDP Internet Printing Protocol (IPP) Official
636/TCP,UDP Lightweight Directory Access Protocol over TLS/SSL (LDAPS) Official
639/TCP,UDP MSDP, Multicast Source Discovery Protocol Official
646/TCP,UDP LDP, Label Distribution Protocol, a routing protocol used in MPLS networks Official
647/TCP DHCP Failover protocol[12] Official
648/TCP RRP (Registry Registrar Protocol)[13] Official
652/TCP DTCP, Dynamic Tunnel Configuration Protocol Unofficial
654/TCP AODV (Ad-hoc On-demand Distance Vector) Official
655/TCP IEEE MMS (IEEE Media Management System)[14][15] Official
657/TCP,UDP IBM RMC (Remote monitoring and Control) protocol, used by System p5 AIX Integrated Virtualization Manager (IVM)[16] and Hardware Management Console to connect managed logical partitions (LPAR) to enable dynamic partition reconfiguration Official
660/TCP Mac OS X Server administration Official
665/TCP sun-dr, Remote Dynamic Reconfiguration Unofficial
666/UDP Doom, first online first-person shooter Official
674/TCP ACAP (Application Configuration Access Protocol) Official
691/TCP MS Exchange Routing Official
692/TCP Hyperwave-ISP Official
694/UDP Linux-HA High availability Heartbeat Unofficial
695/TCP IEEE-MMS-SSL (IEEE Media Management System over SSL)[17] Official
698/UDP OLSR (Optimized Link State Routing) Official
699/TCP Access Network Official
700/TCP EPP (Extensible Provisioning Protocol), a protocol for communication between domain name registries and registrars (RFC 4934) Official
701/TCP LMP (Link Management Protocol (Internet))[18], a protocol that runs between a pair of nodes and is used to manage traffic engineering (TE) links Official
702/TCP IRIS[19][20] (Internet Registry Information Service) over BEEP (Blocks Extensible Exchange Protocol)[21] (RFC 3983) Official
706/TCP SILC, Secure Internet Live Conferencing Official
711/TCP Cisco TDP, Tag Distribution Protocol[22][23][24]—being replaced by the MPLS Label Distribution Protocol[25] Official
712/TCP TBRPF, Topology Broadcast based on Reverse-Path Forwarding routing protocol (RFC 3684) Official
712/UDP Promise RAID Controller Unofficial
720/TCP SMQP, Simple Message Queue Protocol Unofficial
749/TCP,UDP Kerberos administration Official
750/TCP rfile Official
750/UDP loadav Official
750/UDP kerberos-iv, Kerberos version IV Official
751/TCP,UDP pump Official
751/TCP,UDP kerberos_master, Kerberos authentication Unofficial
752/TCP qrh Official
752/UDP qrh Official
752/UDP userreg_server, Kerberos Password (kpasswd) server Unofficial
753/TCP Reverse Routing Header (rrh)[26] Official
753/UDP Reverse Routing Header (rrh) Official
753/UDP passwd_server, Kerberos userreg server Unofficial
754/TCP tell send Official
754/TCP krb5_prop, Kerberos v5 slave propagation Unofficial
754/UDP tell send Official
760/TCP,UDP ns Official
760/TCP,UDP krbupdate [kreg], Kerberos registration Unofficial
782/TCP Conserver serial-console management server Unofficial
783/TCP SpamAssassin spamd daemon Unofficial
829/TCP CMP (Certificate Management Protocol) Unofficial
860/TCP iSCSI (RFC 3720) Official
873/TCP rsync file synchronisation protocol Official
888/TCP cddbp, CD DataBase (CDDB) protocol (CDDBP)—unassigned but widespread use Unofficial
901/TCP Samba Web Administration Tool (SWAT) Unofficial
901/TCP, UDP VMware Virtual Infrastructure Client (UDP from server being managed to management console) Unofficial
902/TCP VMware Server Console (TCP from management console to server being Managed)[27] Unofficial
904/TCP VMware Server Alternate (if 902 is in use, i.e. SUSE linux) Unofficial
911/TCP Network Console on Acid (NCA)—local tty redirection over OpenSSH Unofficial
953/TCP,UDP Domain Name System (DNS) RDNC Service Official
981/TCP SofaWare Technologies Remote HTTPS management for firewall devices running embedded Check Point FireWall-1 software Unofficial
989/TCP,UDP FTPS Protocol (data): FTP over TLS/SSL Official
990/TCP,UDP FTPS Protocol (control): FTP over TLS/SSL Official
991/TCP,UDP NAS (Netnews Administration System) Official
992/TCP,UDP TELNET protocol over TLS/SSL Official
993/TCP Internet Message Access Protocol over SSL (IMAPS) Official
995/TCP Post Office Protocol 3 over TLS/SSL (POP3S) Official
1023/TCP,UDP Reserved[1]

Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka 16-Bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.

Dilihat dari penomorannya, port UDP dan TCP dibagi menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut:

  • Well-known Port: yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port, selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama, dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada di masa depan. Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
  • Registered Port: Merupakan Port-port yang digunakan oleh vendor-vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan beberapa port di antaranya adalah Dynamically Assigned Port.
  • Dynamically Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.

Berikut Ini pengertian nama-nama kegunaan port tersebut

–          FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internetyang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork

–          SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

–          HTTP (Hypertext Transfer Protocol, lebih sering terlihat sebagai http) adalah protocol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.

–          POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email.

–          IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.

Iklan

Januari 22, 2010 Posted by | KOMPUTER JARINGAN | Tinggalkan komentar

windows server 2003

Windows Server 2003

Windows Server 2003 Enterprise Edition adalah sebuah versi Windows Server yang memiliku semua fitur yang ditawarkan oleh Windows Server 2003 Standard Edition, ditambah dengan fitur-fitur yang meningkatakan keandalan dan skalabilitas layanan-layanannya. Windows Server 2003 Enterprise Edition ditujukan untuk menggantikan Windows 2000 Advanced Server dan Windows NT 4.0 Enterprise Server yang telah lama beredar. Windows Server 2003 Enterprise Edition menggandakan dukungan prosesor jika dibandingkan dengan Windows Server 2003 Standard Edition, dari 4 hingga 8 prosesor sekaligus. Selain itu, Enterprise Edition juga mendukung prosesor 64-bit, seperti IA-64 dan x64.

Enterprise Edition memiliki fitur-fitur berikut:

  • Address Windowing Extension (AWE), yang mengizinkan sistem operasi agar mereservasikan hanya 1 GB dari memori fisik untuk digunakan oleh Windows, sehingga mengizinkan aplikasi menggunakan sisa 3 GB memori yang ada (dalam sistem x86, yang hanya mendukung 4 GB memori).
  • Hot-Memory, yang mengizinkan penambahan memori ketika sistem sedang berjalan (meski hanya sistem-sistem tertentu yang mendukungnya)
  • Non-uniform memory access (NUMA), yang mengizinkan Windows untuk mengakses bus-bus memori berbeda sebagai sebuah unit memori yang sama, sehingga mengizinkan delapan buah prosesor x86 yang hanya mendukung 4 GB mendukung hingga 32 GB memori (4 GB untuk tiap prosesornya).
  • Teknologi Clustering, yang mengizinkan banyak server (hingga empat buah node) terlihat sebagai sebuah server oleh klien untuk kinerja atau keandalan.
  • Terminal Server Session Directory, yang mengizinkan klien untuk melakukan koneksi ulang ke sebuah sistem terminal services yang didukung oleh server yang menjalankan terminal services. Sebagai contoh, dalam sebuah lingkungan dengan delapan server yang menjalankan terminal services, jika salah satu server mengalami kegagalan, klien akan secara otomatis membuat koneksi kembali ke sisa server (7) yang lainnya (yang masih berjalan dan memiliki slot klien).

 

Maret 6, 2009 Posted by | KOMPUTER JARINGAN | 1 Komentar

Hal-hal dalam KIMIA

 ANALISIS KIMIA

  1. Analisis kimia
    b. Jenis/macam reaksi kimia :
    – Reaksi sintesis
    – Reaksi metatesis
    – Reaksi penetralan
    – Reaksi redoks
    -Reaksi penguraian
    c. Bilangan Oksidasi
    d. Cara penentuan bilangan oksi-
    dasi suatu unsur dlm senyawa

    Minggu VI:
    a. Mahasiswa mampu membedakan tujuan analisi
    kualitatif dan kuantitatif
    b. Menjelaskan arti persamaan reaksi
    c. Membedakan lima macam reaksi kimia beserta
    contohnya
    d. Menjelaskan cara penentuan bilangan oksidasi
    e. Menghitung bilangan oksidasi suatu unsur
    dalam senyawa
    f. Menjelaskan reaksi oksidasi dan reduksi
    berdasarkan perubahan bilangan oksidasi
    g. Membedakan zat yang bersifat oksidator dan
    reduktor

    a. Analisis kimia
    b. Jenis/macam reaksi kimia :
    – Reaksi sintesis
    – Reaksi metatesis
    – Reaksi penetralan
    – Reaksi redoks
    -Reaksi penguraian
    c. Bilangan Oksidasi
    d. Cara penentuan bilangan oksi-
    dasi suatu unsur dlm senyawa
    Minggu VII:
    a. Mahasiswa mampu mendefinisikan
    larutan dan memberi contoh-contohnya
    b. Mampu membedakan larutan berdasar kan
    wujud komponen dan daya hantar listriknya
    c. Mampu menjelaskan pengertian konsentrasi
     

Persamaan reaksi

a. Pengertian Persamaan Reaksi Kimia

Persamaan reaksi adalah persamaan yang meunjukkan tentang suatu

perubahan kimia dengan menggunakan rumus kimia atau simbol

kimia .

Pada persamaan reaksi ada :

– ruas kiri : sebagai zat-zat yang bereaksi disebut ( pereaksi )

– ruas kanan : sebagai zat baru hasil reaksi disebut ( hasil reaksi )

Contoh :

1. gas hydrogen direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan air.

Persamaan reaksinya adalah :

Hidrogen + Oksigen Air

H2 + O2 H2O

2. gas hydrogen direaksikan dengan gas klorin menghasilkan

hydrogen klorida :

Hidrogen + klorin hydrogen klorida

H2 + Cl2 HCl

Pada penulisan persamaan reaksi ada ketentuan yang harus

dilengkapi dengan menambahkan beberapa keterangan tambahan

contoh :

Wujud Zat

Wujud atau fasa zat dengan disingkat dalam kurung

14

(s) = solid ; menyatakan bahwa zat itu berwujud padat

(l) = liquid ; menyatakan bahwa zat itu berwujud cair

(g) = gas ; menyatakan bahwa zat itu berwujud gas

(aq) = aqueous ; menyatakan bahwa zat dalam keadaam terlarut

dalam pelarut air, jika terlarut dalam pelarut amoniak

diberi simbol (am).

Contoh :

H2(g) + O2(g) H2O(l)

H2(g) + Cl2(g) HCl(g)

C(s) + O2(g) CO2(g)

Al2O3(s) + 3 H2O(l) 2 Al(OH)3(aq)

Kalor reaksi

Reaksi kimia ada yang menyerap panas (kalor ) ada pula yang

melepaskan kalor, ada juga yang berlangsung karena adanya energi

cahaya (berupa sinar UV ).

Contoh :

CH4(g) + Cl2(g) + UV CH3Cl(g) + HCl(g)

C(s) + O2(g) CO2(g) + kalor

CO2(g) + H2O(g) + UV C6H12O6(s) + O2(g)

 

1. Penyetaraan Persamaan Reaksi

Pada bab terdahulu sudah dijelaskan bahwa pada perubahan kimia

atau reaksi kimia tidak mengalami perubahan massa. Seorang ahli

kimia dari Perancis Antoine Laurent Lavoiser (1734-1794)

mengemukakan hukum yang disebut “Hukum Kekekalan Massa “ (

Hukum Lavoiser ) yaitu :

“ Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama “

Hukum tersebut dapat diartikan :

“Jumlah atom zat-zat yang bereaksi akan sama dengan jumlah atom

zat-zat hasil reaksi” .

Perhatikan contoh reaksi di bawah ini :

1. H2 + O2 H2O

jumlah atom H : (2) (2)

atom O : (2) x 1/2 (1)

Diperoleh : H2 + 1/2O2 H2O

Supaya bulat : H2 + 1/2O2 H2O x 2 (semuanya)

Diperoleh: 2H2 + O2 2 H2O ( sudah setara )

2. Fe + O2 Fe2O3

Jumlah atom Fe : (1) x 2 (2)

16

Diperoleh : 2Fe + O2 Fe2O3

Jumlah atom O : (2) x 1 ½ (3)

Diperoleh : 2Fe + 1 ½O2 Fe2O3

Supaya bulat: 2Fe + ½O2 Fe2O3 x 2 (semuanya )

Diperoleh : 4Fe + 3O2 2 Fe2O3 ( sudah setara )

Dalam persamaan reaksi bilangan –bilangan yang ditulis didepan zat disebut

koefisien reaksi. Untuk koefisien satu tidak perlu ditulis

Untuk reaksi : : 4Fe + 3O2 2 Fe2O3

Koefisien reaksi Fe, O2, Fe2O3 berturut-turut adalah 4, 3, dan 2

Di samping cara penyetaraan yang dikemukakan di atas apabila menemukan

reaksi yang tidak sederhana (agak sukar) dengan cara di atas maka

penyetaraan bisa dilakukan dengan “cara pemisalan”,(metode abjad ) yaitu

koefisien yang akan kita tentukan dimisalkan dengan abjad. Pada akhirnya

jumlah atom di ruas kiri harus sama dengan di ruas kanan.

 

Contoh :

1. Setarakan HI + HNO2 NO + H2O + I2

Jawab :

Misalkan masing-masing koefisien reaksi dengan abjad, maka :

a HI + b HNO2 c NO + d H2O + e I2

jumlah atom di ruas kiri = jumlah atom di ruas kanan

Jumlah atom H : a + b = 2d pers (1)

Jumlah atom I : a = 2e pers (2)

N : b = c pers (3)

O : 2b = c + d pers (4)

Kemudian salah satu abjad kita misalkan dengan angka, misalnya abjad

b = 1,maka : Masukan ke pers (3) ; c = b

c = 1

untuk harga d maka harga b dan c dimasukkan ke persamaan (4)

2b = c + d

(2 x 1) = 1 + d

2 – 1 = d

d = 1

untuk mendapatkan harga a, maka harga b dan d dimasukkan ke

persamaan (1)

a + b = 2d

17

a + 1 = ( 2 x 1 )

a = 2 – 1

a = 1

untuk mendapatkan harga e, maka harga a dimasukkan ke persamaan (2)

a = 2e

1 = 2e

e = ½

Diperoleh harga koefisien a = 1; b = 1; c = 1; d = 1 dan e = ½

1 HI + 1 HNO2 1 NO + 1 H2O + ½ I2

Agar tidak pecahan semuanya dikalikan 2 :

2HI + 2HNO2 2NO + 2H2O + I2 (setara)

 

2. Setarakan : Pb(NO3)2 PbO + NO2 + O2

 

Jawab: Misalkan masing-masing koefisien reaksi dengan abjad, maka :

a Pb(NO3)2 b PbO + c NO2 + d O2

jumlah atom di ruas kiri = jumlah atom di ruas kanan

Jumlah atom Pb : a = b pers (1)

Jumlah atom N : 2a = c pers (2)

O : 6a = b + 2c + 2d pers (3)

Kemudian salah satu abjad kita misalkan dengan angka, misalnya abjad

a = 1,maka :

Masukan ke pers (1) ; b = a

B = 1

Masukan ke pers (2) ; c = 2a

c = 2 x 1

c = 2

untuk harga d maka harga a, b, c dimasukkan ke persamaan (3)

6a = b + 2c + 2d

(6 x 1) = 1 + ( 2 x 2 ) + 2d

6 = 1 + 4 + 2d

6 = 5 + 2d

6 – 5 = 2d

d = 1/2

Diperoleh harga koefisien a = 1; b = 1 ; c = 2 ; d = ½

1 Pb(NO)3 1 PbO + 2 NO2 + 1/2 O2

Agar tidak pecahan dikalikan semuanya 2 :

2Pb(NO)3 2PbO + 4NO2 + O2

 

Pengantar Pereaksi Grignard

Halaman ini menjelaskan secara ringkas cara pembuatan pereaksi Grignard dari halogenalkana (haloalkana atau alkil halida), dan memperkenalkan beberapa reaksinya.

Membuat Pereaksi Grignard

Pengertian peraksi Grignard

Pereaksi Grignard memiliki rumus umum RMgX dimana X adalah sebuah halogen, dan R adalah sebuah gugus alkil atau aril (berdasarkan pada sebuah cincin benzen). Pada pembahasan halaman ini, kita menganggap R sebagai sebuah gugus alkil.

Pereaksi Grignard sederhana bisa berupa CH3CH2MgBr.

Pembuatan pereaksi Grignard

Pereaksi Grignard dibuat dengan menambahkan halogenalkana ke dalam sedikit magnesium pada sebuah labu kimia yang mengandung etoksietana (umumnya disebut dietil eter atau hanya “eter”). Labu kimia dihubungkan dengan sebuah kondensor refluks, dan campuran dipanaskan di atas penangas air selama 20 hingga 30 menit.

Segala sesuatunya akan mengering sempurna karena pereaksi Grignard bereaksi dengan air (lihat berikut).

Setiap reaksi yang menggunakan pereaksi Grignard dilakukan dengan campuran yang dihasilkan dari reaksi di atas. Digunakan campuran sebab pereaksi Grignard tidak bisa dipisahkan.

Reaksi-reaksi dari pereaksi Grignard

Reaksi pereaksi Grignard dengan air

Pereaksi Grignard bereaksi dengan air menghasilkan alkana. Inilah sebabnya mengapa segala sesuatunya harus menjadi kering selama pembuatan seperti dijelaskan di atas.

Sebagai contoh:

Produk organik yang dihasilkan pada reaksi di atas, Mg(OH)Br, disebut sebagai sebuah “bromida basa”. Anda bisa menganggap produk ini sebagai produk transisi antara magnesium bromida dan magnesium hidroksida.

Reaksi pereaksi Grignard dengan karbon dioksida

Pereaksi Grignard bereaksi dengan karbon dioksida dalam dua tahapan. Pada tahapan pertama, pereaksi Grignard diadisi ke karbon dioksida.

Karbon doksida kering digelembungkan melalui sebuah larutan pereaksi Grignard dalam etoksietana, yang dibuat seperti dijelaskan di atas.

Sebagai contoh:

Produk yang terbentuk ini selanjutnya dihidrolisis (direaksikan dengan air) dengan bantuan asam encer. Biasanya, anda bisa menambahkan asam sulfat encer atau asam hidroklorat encer ke dalam larutan yang dihasilkan oleh reaksi dengan CO2.

Jika ditambahkan satu atom karbon lagi, maka akan terbentuk asam karboksilat bukan pereaksi Grignard.

Persamaan reaksinya bisa dituliskan sebagai berikut:

Hampir semua sumber menyebutkan pembentukan sebuah halida basa seperti Mg(OH)Br sebagai produk lain dari reaksi ini. Anggapan ini tidak tepat karena senyawa-senyawa ini bereaksi dengan asam-asam encer. Hasil dari reaksi ini adalah campuran antara ion-ion magnesium terhidrasi biasa, ion-ion halida dan ion-ion sulfat atau klorida – tergantung pada asam encer apa yang ditambahkan.

Reaksi pereaksi Grignard dengan senyawa-senyawa karbonil

Pengertian senyawa karbonil

Senyawa karbonil mengandung ikatan rangkap C=O. Senyawa karbonil yang paling sederhana secara umum bisa dituliskan sebagai berikut:

R dan R’ bisa sama atau berbeda, dan bisa berupa gugus alkil atau hidrogen.

Jika salah satu (atau kedua) gugus R ini adalah hidrogen, maka senyawa tersebut dinamakan aldehid. Sebagai contoh:

Jika kedua gugus R adalah gugus alkil, maka senyawa tersebut dinamakan keton. Contohnya antara lain:

Reaksi umum antara pereaksi Grignard dengan senyawa karbonil

Reaksi antara berbagai macam senyawa karbonil dengan pereaksi Grignard bisa terlihat sedikit rumit, walaupun pada kenyataannya semua senyawa karbonil bereaksi dengan cara yang sama – yang berbeda hanyalah gugus-gugus yang terikat pada ikatan rangkap C=O.

Apa yang terjadi pada reaksi ini jauh lebih mudah dipahami dengan mencermati persamaan umumnya (menggunakan gugus “R” bukan gugus tertentu) – setelah anda memahami dengan gugus R barulah bisa diganti dengan gugus yang sesungguhnya jika diperlukan.

Reaksi-reaksi yang terjadi pada dasarnya sama untuk reaksi dengan karbon dioksida – yang membedakan hanya sifat-sifat produk organiknya.

Pada tahap pertama, pereaksi Grignard diadisi ke ikatan rangkap C=O:

Asam encer selanjutnya ditambahkan untuk menghidrolisisnya. (Pada persamaan berikut digunakan persamaan umum dengan tidak mempertimbangkan fakta bahwa Mg(OH)Br akan bereaksi lebih lanjut dengan asam yang ditambahkan.)

Alkohol terbentuk. Salah satu kegunaan penting dari pereaksi Grignard adalah kemampuannya untuk membuat alkohol-alkohol kompleks dengan mudah.

Jenis alkohol yang dihasilkan tergantung pada senyawa karbonil yang digunakan – dengan kata lain, gugus R dan R’ yang dimiliki.

Reaksi antara pereaksi Grignard dengan metanal

Pada metanal, kedua gugus R adalah hidrogen. Metanal merupakan aldehid paling sederhana yang bisa terbentuk.

Dengan mengasumsikan bahwa anda memulai dengan CH3CH2MgBr dan menggunakan persamaan reaksi umum di atas, maka alkohol yang diperoleh akan selalu dalam bentuk berikut:

Karena kedua gugus R adalah atom hidrogen, maka produk akhirnya akan menjadi:

Sebuah alkohol primer terbentuk. Sebuah alkohol primer hanya memiliki satu gugus alkil terikat pada atom karbon yang mengikat gugus -OH.

Jika anda menggunakan pereaksi Grignard yang berbeda, maka akan terbentuk alkohol primer yang berbeda pula.

Reaksi antara pereaksi Grignard dengan aldehid-aldehid lain

Aldehid setelah metanal adalah etanal. Salah satu dari gugus R nya adalah hidrogen dan yang lainnya adalah CH3.

Untuk memudahkan, anggap kembali gugus-gugus ini sebagai gugus R dan R’ pada persamaan umum. Alkohol yang terbentuk adalah:

Jika gugur R dan R’ diganti masing-masing dengan hidrogen dan CH3 (sebagaimana semestinya) maka produk tersebut akan menjadi:

Sebuah alkohol sekunder memliki dua gugus alkil (bisa sama atau berbeda) terikat pada atom karbon yang mengikat gugus -OH.

Anda bisa merubah sifat dari alkohol sekunder ini dengan salah satu cara berikut:

·         Mengubah sifat-sifat pereaksi Grignard – yang mana akan mengubah gugus CH3CH2 menjadi beberapa gugus alkil yang lain;

·         mengubah sifat-sifat aldehid – yang mana akan mengubah gugus CH3 menjadi beberapa gugus alkil lainnya.

Reaksi antara pereaksi Grignard dengan keton

Keton memiliki dua gugus alkil yang terikat pada ikatan rangkap C=O. Keton yang paling sederhana adalah propanon.

Kali ini, jika gugus R diganti pada rumus umum untuk alkohol yang terbentuk, maka akan dihasilkan alkohol tersier.

Alkohol tersier memiliki tiga gugus alkil yang terikat pada atom karbon yang mengikat gugus -OH. Ketiga gugus alkil tersebut bisa sama atau berbeda.

Anda bisa mengatur perubahan pada produk dengan cara

·         mengubah sifat-sifat pereaksi Grignard – yang mana akan merubah gugus CH3CH2 menjadi beberapa gugus alkil yang lain;

·         mengubah sifat-sifat keton – yang mana akan mengubah gugus-gugus CH3 menjadi gugus-gugus alkil lain sesuai dengan gugus pada keton yang digunakan.

Mengapa pereaksi Grignard bereaksi dengan senyawa-senyawa karbonil?

Mekanisme-mekanisme untuk reaksi-reaksi ini tidak penting dibahas pada pemabahasan tingkat dasar, tapi anda perlu mengetahui sedikit tentang sifat-sifat pereaksi Grignard.

Ikatan antara atom karbon dan magnesium bersifat polar. Karbon lebih elektronegatif dibanding magnesium, sehingga pasangan elektron ikatan tertarik ke arah atom karbon.

Ini menyebabkan atom sedikit bermuatan negatif.

Ikatan rangkap C=O sangat polar dengan cukup banyak muatan positif pada atom karbon. Sifat-sifat ikatan ini akan dijelaskan di halaman lain.

Dengan demikian, pereaksi Grignard bisa berfungsi sebagai nukleofil karena gaya tarik antara sedikit kenegatifan dari atom karbon pada pereaksi Grignard dengan kepositifan atom karbon dalam senyawa karbonil.

Nukleofil adalah sebuah spesies yang menyerang inti-inti positif (atau sedikit positif) pada molekul-molekul atua ion-ion lain.

 

Pembagian senyawa:

  • Senyawa molekul (contoh: H2O), senyawa yang unsur-unsur penyusunnya non-logam.
  • Senyawa ion (contoh: NaCl), senyawa yang unsur-unsur penyusunnya logam dan non-logam.

Pembagian molekul:

  • Molekul unsur (contoh: O2), molekul yang unsur-unsur penyusunnya sama.
  • Molekul senyawa (contoh: H2O), molekul yang unsur-unsur penyusunnya berbeda.

Pembagian rumus kimia:

  • Rumus molekul (contoh: C2H2), perumusan zat kimia yang kompleks (tidak sederhana).
  • Rumus empiris (contoh: CH), perumusan zat kimia yang paling sederhana dari zat kimia yang kompleks (CH adalah sederhananya C2H2).

 

 

Senyawa kimia adalah zat kimia yang terbentuk dari dua atau lebih unsur kimia, dengan rasio tetap yang menentukan komposisi. Contohnya, dihidrogen monoksida (air, H2O) adalah sebuah senyawa yang terdiri dari dua atom hidrogen untuk setiap atom oksigen.

Umumnya, rasio tetap ini harus tetap karena sifat fisikanya, bukan rasio yang dipilih manusia. Oleh karena itu, material seperti kuningan, superkonduktor YBCO, semikonduktoraluminium galium arsenida“, atau coklat dianggap sebagai campuran atau aloy, bukan senyawa.

Ciri-ciri yang membedakan senyawa adalah dia memiliki rumus kimia. Rumus kimia memerikan rasio atom dalam zat, dan jumlah atom dalam molekul tunggalnya (oleh karena itu rumus kimia etena adalah C2H4 dan bukan CH2. Rumus kimia tidak menyebutkan apakah senyawa tersebut terdiri atas molekul; contohnya, natrium klorida (garam dapur, NaCl adalah senyawa ionik.

Senyawa dapat wujud dalam beberapa fase. Kebanyakan senyawa dapat berupa zat padat. Senyawa molekuler dapat juga berupa cairan atau gas. Semua senyawa akan terurai menjadi senyawa yang lebih kecil atau atom individual bila dipanaskan sampai suhu tertentu (yang disebut suhu penguraian).

Setiap senyawa kimia yang telah dijelaskan dalam literatur memiliki nomor pengenal yang unik, yaitu nomor CAS.

 

Maret 6, 2009 Posted by | kimia | 1 Komentar

Jaringan komputer

Konsep Dasar Jaringan

Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang saling dihubungkan dengan menggunakan suatu protokol komunikasi sehingga antara satu komputer dengan komputer yang lain dapat berbagi data atau berbagi sumber daya (sharing resources).

Sistem pemasangan jaringan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu :

  1. Jaringan Terpusat
    Adalah jaringan yang terdiri dari beberapa node (workstation) yang terhubung dengan sebuah komputer pusat atau disebut Server. Pada jaringan ini sistem kerja workstation tergantung dari komputer pusat. Dan komputer pusat tugasnya melayani permintaan akses dari workstation.
  2. Jaringan Peer-to-Peer
    Adalah jaringan yang terdiri dari beberapa komputer yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya tanpa komputer pusat (server base). Pada masing-masing komputer workstation terdapat media penyimpanan (hard disk) yang berfugsi sebagai server
    individu.

Pemanfaatan Jaringan Komputer

Pembentukan sebuah jaringan komputer sangan erat dengan manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya jaringan tersebut.

  1. Bagi pakai (sharing) peralatan (resources)
    Dengan adanya jaringan komputer, maka pemakain beberapa peralatan komputer seperti printer, hard disk, disket, scanner, CD-ROM dan lainnya dapat dilakukan bersama-sama saling bergantian tanpa harus memindahkan posisi peralatan yang terpasang tersebut.
  2. Bagi pakai software
    Hampir dalam setiap organisasi, kemampuan dalam melakukan bagi pakai berkas atau file data diperlukan setiap hari. Beberapa tipe software PC, khususnya program manajemen basis data atau database, didesain disamping agar bisa dipakai oleh satu pemakai, juga dimungkinkan untuk dipakai bersama-sama dengan pemakai lain dalam waktu yang bersamaan. Atau dengan kata lain, untuk mengakses dan meng-update file-file tadi. Paket yang lain, seperti program pengolah data (word processor) dan spreadsheet, kebanyakan didesaian hanya untuk satu pemakai yang dapat meng-update file.
  3. Komunikasi
    Kominikasi antar pemakai dalam suatu jaringan dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail atau tele conference. Sehingga kebutuhan akan komunikasi antar pemakai dapat dipenuhi tanpa harus pindah dari tempat kerjanya. Selain itu pemakai e-mail dapat menekan pemakaian pulsa telepon.
  4. Pemrosesan terpusat (terdistribusi)
    Didalam suatu jaringan komputer, data dapat diolah secara terpusat atau secara terdistribusi. Pemrosesan secara terpusat dilakukan apabila sebuah data yang dibuat oleh tiap pemakai jaringan dikehendaki untuk disatukan dalam komputer pusat. Sebaliknya, pemrosesan terdistribusi dilakukan apabila suatu pekerjaan pengolahan data dari komputer pusat dapat dikerjakan oleh tiap pemakai berdasarkan spesialisasi bidang kerjanya.
  5. Keamanan data
    Keamanan data dapat diatur oleh supervisor (administrator) dengan pemberian hak akses, pembatasan waktu akses dan pemberian password untuk melindungi pemakaian komputer pusat.
  6. Akses internet bersama-sama
    Jika ada salah satu komputer berhubungan ke internet dan komputer tersebut memberikan izin untuk akses ke internet, maka para pengguna jaringan dapat melakukan aktivitas di internet hanya dengan menggunakan satu buah akun di ISP, satu buah modem. Hal ini sangat menghemat dana yang cukup besar.

 

Maret 6, 2009 Posted by | KOMPUTER JARINGAN | 2 Komentar

DASAR JARINGAN KOMPUTER DAN TCP/IP(tugas ISOA)

A. Pengertian Jaringan komputer :

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

B. Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :

Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.

Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda

satu diantara yang lainnya.

C. Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :

Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

a. Topologi Jaringan Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

b. Topologi Jaringan Bintang (Star)

Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

c. Topologi Jaringan Bus

Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)

Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.

JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer terdiri atas sejumlah host dan konektivitasnya .

  • Host dapat berupa sebuah komputer: PC, mini atau jenis komputer lainnya.
  • Konektivitas dalam jaringan komputer berdasarkan media penghubungnya :
    • wire (kabel)
      • ethernet
      • modem
    • wireless (tanpa kabel)
      • radio modem
      • infrared

akses.gif (8839 bytes)

Pengalamatan jaringan TCP/IP

  • Alamat memiliki bentuk. Ada pola.
    1. nomor telepon: [kode negara]-[area]-[nomor pesawat]
    2. Alamat rumah: [nama jalan] [nomor] [kota]
  • Ada hubungan antara nama dan alamat (siapa, dimana) dan disimpan dalam suatu sistem, buku alamat.
  • Format alamat 32 bit (4 oktet; oktet adalah sistem bilangan 8 biner).
  • Contoh: 1F.A3.4B.27 (Hexadesimal) = 31.163.75.39 (desimal)
  • Minimal: 00.00.00.00
  • Maksimal: 255.255.255.255
  • Kepemilikan alamat IP dicatat oleh Network Information Center (NIC)
  • Alamat TCP/IP terdiri atas bagian NETWORK dan bagian HOST
  • Bagian network mencakup alamat jaringan (biasa disebut sebagai NETWORK) dan netmask.
  • Netmask merupakan penyaring (masker) yang menunjukkan bagian NETWORK dari sebuah alamat.

Contoh 1:

Sejumlah komputer terhubung dalam satu jaringan dengan ketentuan sbb:

  • network: 10.2.3.0
  • netmask: 255.255.255.0
  • broadcast: 10.2.3.255
  • host: 10.2.3.1 s/d 10.2.3.254

Dengan demikian, dalam jaringan tersebut maksimum dapat menampung 254 host.

Dalam pelatihan ini, tidak dijelaskan secara rinci tentang perhitungan biner dan mask. Peserta dianggap cukup mengerti bahwa “255” berarti keseluruhan oktet digunakan sebagai alamat jaringan. Contoh kedua untuk menyatakan bahwa adanya penjelasan yang lebih tepat apabila peserta telah memahami perhitungan biner.

Contoh 2:

Sejumlah komputer terhubung dalam satu jaringan dengan ketentuan sbb:

  • network: 167.205.23.16
  • netmask: 255.255.255.240
  • broadcast: 167.205.23.31
  • host: 167.205.23.17 s/d 167.205.23.30

Dengan demikian, dalam jaringan tersebut maksimum dapat menampung 14 host.

Pembagian alamat jenis class berdasarkan oktet pertama, yaitu:

  1. 0 s/d 127 (WAN?)
  2. 128 s/d 181  (MAN?)
  3. 192 s/d 223 (LAN?)
  4. 224 s/d 239 (Multicast)
  5. Experimental/extended : 240 s/d 255

Alamat khusus

  • Identifikasi jaringan
  • Alamat broadcast
  • Loopback (127.0.0.1): alamat yang menyatakan diri sendiri (“aku”).
  • Private Network: alamat-alamat tertentu yang boleh digunakan secara bebas, tetapi tidak ada di internet.

Contoh:

Kelas

A

B

C

D

E

Jaringan

5.0.0.0

167.205.0.0

192.168.2.0

224.0.0.9

241.23.5.2

Netmask

255.0.0.0

255.255.0.0

255.255.255.0

Broadcast

5.255.255.255

167.205.255.255

192.168.2.255

224.0.0.9

Pengelompokan kelas tersebut tidak efisien, banyak alamat yang tidak digunakan dan sulit mengendalikan jaringan kelas tinggi. Dalam praktek sebuah jaringan kelas apa pun dibagi lagi ke dalam sub-jaringan yang lebih kecil.

Utilitas UNIX: ifconfig

Juni 23, 2008 Posted by | Uncategorized | 7 Komentar

ArTi PeRsAhAbAtAn

DeNgAnMu KuLaLui Hari-Hari
BerSaMamu, KiTa Langkahkan kaki mengarungi hidup ini
Tawa.. Tangis dan bahagia telah kita rasa
Suka dan duka telah kita lewati bersama

Saatku didalam gelap
Kau terangi aku dengan sinarmu
Kau bagaikan rembulan
Yang menerangi gelap malam

Sahabat…
Kehadiranmu mengukir arti penting dalam hidupku
Membawa warna-warni disetiap jalanku
Bersama menggenggam erat jemeri
Menemukan arti sahabat sejati

Karena sahabat adalah teman yang selalu ada,,
Dikala kita butuh kehadirannya disisi
Laksana mentari yang tiada akan pernah lelah..
Menyinari bumi..

By_Ria Resti susanti

Mei 6, 2008 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar